Hukum Bacaan Idgham dan Contohnya

Hukum Bacaan Idgham dan Contohnya

Posting hukum bacaan idgham ini bisa rutin kembali berbagi baik melalui tulisan atau juga video. Hal ini tentu saja untuk membantu dan mempermudah

Konten [Tampil]

Hukum Bacaan Idgham

Assalamualaikum pembaca blog Fun Quran. Mohon maaf sudah lama belum upadate dan posting tentang hukum tajwid. Semoga mulai dari posting hukum bacaan idgham ini bisa rutin kembali berbagi baik melalui tulisan atau juga video. Hal ini tentu saja untuk membantu dan mempermudah Anda semua untuk bisa lancar membaca Al Quran. 


hukum idhgam


Apa Pengertian Idgham?

Makna Idgham dari segi bahasa ialah memasukkan sesuatu ke dalam sesuatu. Sedangkan makna Idgham dari segi istilah adalah memasukkan huruf pertama yang bertanda sukun ke dalam huruf kedua yang berbaris dan menjadikan keduanya satu huruf dari jenis huruf yang kedua.


Huruf idgham ada enam semuanya yaitu ya, ro, mim, lam, wau, nun. Untuk memudahkan anda  mengingatinya, ia telah dirangkai menjadi satu rangkaikata: yarmaluuna.


Di dalam al-Quran Utsman (cetakan Madinah atau Timur Tengah), hukum idgham nun sukun ini tidak diletakkan tanda sukun di atasnya, dan menggunakan baris dua dia atas dan di bawah di mana kedua-dua barisnya tidak sejajar. Dan untuk dhommah tain dalam hukum idgham ditulis seperti angka sembilan puluh sembilan (99). Supaya lebih jelas Anda bisa melihatnya di contoh hukum idgham.

Idhgam Terbagi Menjadi Dua Bagian

1. Idgham Ma'al Ghunnah

Idgham Ma’al Ghunnah artinya memasukkan huruf disertai dengung. Ia juga dinamakan Idgham Naqis artinya memasukkan huruf secara tidak sempurna. Huruf  Idgham Ma’al Ghunnah berjumlah empat yaitu ya, nun, mim dan wau. Untuk memudahkan kita mengingatinya, ia telah dirangkai dalam kalimah yanmu.

2. Idgham Bila Ghunnah

Idgham Bila Ghunnah artinya memasukkan huruf secara tidak dengung atau tanpa dengung. Ia juga dinamakan dengan Idgham Kamil dimana artinya memasukkan huruf secara sempurna. Huruf Idgham ini hanya terdiri dari dua huruf saja yaitu lam dan ro. Untuk memudahkan memahaminya, saya telah sediakan contoh-contohnya di bawah:

Contoh Hukum Idgham

contoh hukum idgham bighunnah
contoh idgham bighunnah
Dalam contoh kalimat di atas ada tanwin yang bertemu dengan wau. Maka ini termasuk hukum idhgam bigbunnah. Dan kalau Anda perhatikan, baris an atau tanwin yang ada di huruf jim itu barisnya tidak rata (tidak sejajar). Nah ini adalah kemudahan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan Qur’an cetakan Madinah (seperti yang ada di masjidil Haram atau masjid Nabawi).


Cara bacanya “Sirojaw wahhaaja”, bukan “Sirojan wahhaaja”. Ketika membaca ja, langsung dimasukkan ke huruf wau (bibir monyong). Bunyi an dari tanwin hilang.

contoh idgham bila ghunnah
contoh idgham bila ghunnah

Dalam kalimat ini ada dua hukum idgham, satu idgham bighunnah atau idgham ma’al ghunnah dan satu lagi idgham bilaghunnah. 


Contoh yang pertama ada di kata “Jazaa an min”. Disini ada tanwin yang ditulis tak rata (tidak sejajar) bertemu dengan huruf mim yang termasuk idgham bighunnah atau ma’al ghunnah.

Cara bacanya “Jazaa am min” bukan “Jazaa an min”. Baris tanwin yang ada di huruf hamzah dibaca a dan langsung dimasukkan ke huruf mim disertai dengung.


Dan contoh yang kedua ada di kata “Min Robbika” yang dibaca “Mir Robbika”. Hal ini karena ada nun mati (ditulis tanpa tanda baca) bertemu dengan huruf ro. Sehingga huruf nun seolah-olah hilang karena dimasukkan ke huruf ro.

contoh hukum idgham

Contoh selanjutnya ada di tengah kalimat yang ada tanda waqaf di kata “Soffan laa”. Disini ada tanwin atau baris an yang tertemu dengan huruf lam yang termasuk hukum idgham bilaghunnah. Sehingga kata “Soffan laa” dibaca menjadi “Soffal laa”. Bunyi an dari tanwin hilang karena langsung dimasukkan ke huruf lam. Dan dibaca tanpa ghunnah atau dengung karena bila ghunnah. 


Untuk mempermudah membedakan antara ma’al ghunnah atau bi ghunnah dengan bila ghunnah, kita coba memahami arti perkatanya.


Ma’al dan bi artinya dengan atau disertai. Jadi idhgam ma’al ghunnah atau idgham bighunnah artinya dengan ghunnah atau disertai ghunnah.


Dan bila artinya tanpa disertai atau tidak disertai. Sehingga idgham bila ghunnah berarti idgham yang tanpa disertai ghunnah, atau cara bacanya tidak di tahan.


Trik Jenius Baca Qur’an

Untuk mempermudah memahami dan membaca hukum idgham, Jenius Baca Quran punya triknya. 


Silahkan Anda perhatikan contoh-contoh yang ada di atas yang ada hukum idghamnya. Disana ada tanwin dan huruf nun mati karena memang termasuk hukum nun mati dan tanwin.


Tapi, silahkan dilihat lebih detail lagi. 


Pertama, nun mati dan tanwin yang ada itu ditulis berbeda. Hal ini hanya akan Anda temukan di al Quran cetakan Madinah ya.

Nun mati ditulis tanpa ada tanda baca atau tanpa tanda sukun. Dan tanwin ditulis tak sejajara atau tak rata.


Kedua, di huruf lam dan ro itu ada tanwin. Di contoh ini dibacanya tanpa dengung atau ghunnah.


Kesimpulan hukum idgham diantaranya :

1. Tanwin an atau in ditulis tak rata (tak sejajar)

2. Tanwin un ditulis seperti huruf 99

3. Untuk idgham bila ghunnah (lam dan ro) ditulis dengan tanda baca tanwin


Dan untuk menambah pemahaman Anda tentang hukum idgham ini, insyaAllah akan dibuatkan panduannya berupa video. Semoga Allah mudahkan pembuatannya sehingga bisa mempermudah dalam memahami hukum ini..


Bagi Anda yang punya pertanyaan seputar hukum tajwid dengan metode Jenius Baca Quran, silahkan bisa menuliskannya di kolom komentar di bawah. Atau bisa juga melalui halaman facebook Fun Quran. 


Tag : hukum idgham bilaghunnah, huruf idgham idgham artinya, pengertian idgham, idgham bighunnah dan bilaghunnah, idgham mutamatsilain, contoh idgham bighunnah juz 30, idgham bighunnah dibaca, hukum idgham maal ghunnah, hukum idgham bilaghunnah, hukum idgham bighunnah, hukum idgham bilaghunnah dan contohnya, hukum idgham suara lebur, contoh hukum idgham bilaghunnah, contoh hukum idgham ma'al ghunnah, contoh hukum idgham, contoh hukum idgham bighunnah, contoh bacaan hukum idgham bilaghunnah, tajwid hukum idgham, contoh bacaan hukum idgham bighunnah, bacaan hukum idgham bighunnah, hukum tajwid idgham maal ghunnah, hukum bacaan idgham, hukum bacaan idgham bighunnah, hukum tajwid idgham


LihatTutupKomentar